Strategi Belanda Mengepung Aceh (1873-1945); Pendekatan Militer Terhadap Kombinasi antara Seragan Militer dan Non-Militer

0
186

Buku ini mengisahkan secara ringkas tentang taktik dan strategi yang Belanda gunakan untuk memerangi Aceh, semata-mata untuk membuktikan keunggulan ideologi kolonialisme-kekayaan, kejayaan dan Kristenisasi- yang dilancarkan oleh penjajah di Benua Eropa, Asia, Afrika, Australia dan Amerika. Antar yang menarik adalah, perubahan strategi perang dari pendekatan militer secara total kepada kombinasi antara serangan militer dengan pendekatan non-militer yang dilancarkan secara serempak.

Hal ini dilakukan oleh militer Belanda setelah sadar dan berpuluh-puluh tahun pasukan ‘marechausee’ yang dikenal mempunyai disiplin tinggi, ditata rapi dan bertindak biadab ketika melancarkan serangan, tanpa mengenal prikemanusiaan; ternyata hasilnya tetap tidak mendatangkan hasil maksimum dan memuaskan dalam peperangan di Aceh.

Penganalisis perang Belanda pun mulai resah, gelisah dan mengaku bahwa antara punca penyebabnya adalah kekuatan semangat perang pejuang Aceh bersandar pada aqidah perang jihad fisabilillah, yang dipadukan dengan lirik-lirik Hikayat Perang Sabi, yang ternyata memberi motivasi dan merangsang para pejuang Aceh yang membacanya, tidak terkecuali kaum wanita, yang kemudian melahirkan pejuang wanita, yang semagat dan keberanian berperang, bukan saja menyamai, menandingi, bahkan dapat melebihi daripada kaum lelaki.

Perkara ini telah menggusar pasukan tentara Belanda, sehingga seluruh naskah-naskah Hikayat Perang Sabi supaya dimusnahkan oleh militer Belanda, agar supaya pejuang Aceh kehilangan pegangan dan dorongan moral.

Judul Buku                  : Strategi Belanda Mengepung Aceh (1873-1945); Pendekatan Militer Terhadap Kombinasi antara Seragan Militer dan Non-Militer

Penulis                         : Yusra Habib Abdul Ghani, dkk

Penerbit                       : Bandar Publishing

Cetak                           : Pertama, Maret 2015

ISBN                           : 978-602-1632-55-5

Tebal                           : x + 112 hlm

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here