Kapita Selekta Hukum Adat Aceh dan Qanun Wali Nanggroe

0
188

Hukum Islam dan hukum adat merupakan dua variabel yang harus berjalan beriringan bagaikan zat ngon sifeut.

Bagi masyarakat Aceh, sekali Hukum Adatnya telah lebih dulu dan jauh-jauh hari sebelum masuknya Islam ke Nanggroe Aceh melalui Samudera Pasai, tetapi dewasa ini, antara Hukum Adat dan Hukum Islam telah sampai pad tingkat sinergik integrative, yang menunjukkan adanya harmonisasi antar hukum adat dan hukum islam. Kenyataan ini telah dibuktikan oleh Prof. Syahrizal dalammeneliti hubungan kedua system hukum tersebut (Hukum Islam dan Hukum Adat) dalam bidang kewarisan.

Dalam studi hukum Islam, menurut Prof. Syarizal, praktik adat suatu masyarakat memiliki posisi strategis dalam rangka pembentukan hukum islam. Dalam taraf tertentu, adat dapat dijadikan dasar pertimbangan perumusan hukum islam.

Adagium al-Adat Muhakkamah (adat dapat dijadikan hukum) yangg diciptakan ulama memperlihat posisi adat berhadapan dengan hukum Islam.Artinya, hukum Islam mentolerir praktik adat sepanjang tidak berlawanan dengan ketentuan eksplisit dari Quran dan hadist.

Judul Buku                  : Kapita Selekta Hukum Adat Aceh dan Qanun Wali Nanggroe

Penulis                         : DR. H. Taqwaddin Husin, S.H., S.E., M.S.

Penyunting                  : Sulaiman, S.H, M.M, Dr. Teuku Muttaqin Mansur, MH

Penerbit                       : Bandar Publishing

Cetak                          : Kedua (edisi revisi), Februari 2016

ISBN                            : 978-602-18421-8-8

Tebal                            : iiii+ 0000 hlm

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here