Islam, Demokrasi dan Pembangunan; Pikiran-pikiran tentang Aceh dan Kemanusiaan

0
39

Membicarakan Aceh dengan segala kompleksitasnya selalu menarik dan takpernah habis. Dinamika Aceh dari berbagai aspek kehidupan membuatnya tidak pernah kehilangn “rasa” atas perenungan, pengkajian dan penelaahan. Kadang-kadang “rasa” itu menjadi pahit, manis atau bahkan bercampuk aduk.

Beragam kejadian yang terjadi di Aceh akhir-akhir ini, dengan segala kesetujuan atau ketidaksetujuan berbagai pihak, tentu banyak hal yang positif dan menyenangkan. Disamping juga terdapat ketidakpuasan atas apa yang sedang terjadi.

Buku ini secara umum membahas tentang tiga topik dalam kurun waktu 2011-2013 yaitu Islam, demokrasi dan pembangunan.

Memahami demokrasi sebenarnya tidaklah sederhana. Kejadian-kejadian mutakhir di Aceh menunjukkan bahwa kita sebenarnya sudah bergerak jauh melampaui demokrasi (dalam pengertian): adanya kebebasan berpendapat, pemilihan umum, penghargaan terhadap keberagaman, pemimpin yang dipilih langsung dan pers yang bebas.

Demokrasi yang dipraktikan di Aceh, bahkan menjadi model yang sudah diterapkan di tempat lain di Aceh. Namun, persoalannya kemudian demokrasi Aceh juga menghasilkan dilema, terutama terkait debat Calon Independen beberapa waktu lalu.

Lalu dari sisi perdamaian dan kesejahteraan, perdamaian Aceh yang kini dinikmati masyarakat akan kehilangan maknanya jika program kesejahteraan belum terwujud secara nyata. Apalagi jika distribusi kekayaan Aceh hanya dinikmati sebagian kecil kalangan saja.

 

Judul Buku                  : Islam, Demokrasi dan Pembangunan; Pikiran-pikiran tentang Aceh dan Kemanusiaan

Penulis                         : Asrizal Lutfi

Penyunting                  : Alkaf

Penerbit                       : Bandar Publishing

Cetak                           : Pertama, Juli 2013

ISBN                           : 978-602-17787-9-1

Tebal                           : xxiii+ 163 hlm

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here