Hadih Maja; Filosofi Hidup Orang Aceh

0
312

Hadih maja adalah berbagai ungkapan atau idiom sastrawi dan filosofis khas Aceh yang keluar dari mulut para tokoh, ulama, penyair, orator, pujangga dan orang bijak di Aceh di masa lalu yang dihubungkan dengan berbagai kenyataan menarik. Hadih maja juga bisa terus lahir meskipun masyarakat aceh sekarang lebih banyak menggunakan hadih maja lama dalam menghubungkan suatu pembicaraan dengan realitas Aceh.

Umum diketahui di Aceh, bahwa adat dan agama seperti zat dengan sifatnya – tidak mungkin dipisahkan. Bahkan dalam masyarakat tertentu kekuatan adat sangat dominan, termasuk sastra tetapi tidak mendistorsi agama. Sebaliknya unsur adat termasuk karya satra Aceh turut mempermudah penyebaran nilai agama, sosial, politik, ekonomi, pembangunan dan lain-lainnya ynag dikenal dalam kehiudpan Aceh.

Artinya, mungkin orang-orang mungkin menghafal, memahami dan menjabarkan hadih maja tanpa pemahaman yang baik terhadap nilai hadih nabi/rasul. Namun sekali lagi, bahwa kemampuan menjabarkan hadih maja mereka ikut memperkuat nilai agama.

Hadih maja sebagai khazanah budaya Aceh merupakan cerminan identitas ke-Aceh-an yang penuh filosofi dan multi tafsir, tergantung di mana ia gunakan. Khazanah itu merupakan warisan sosial yang hanya dapat dimiliki oleh masyarakat yang diwariskan secara turun-menurun melalui cerita lisan dan tulisan. Di dalamnya terdapat norma-norma.

Judul Buku                  : Hadih Maja; Filosofi Hidup Orang Aceh

Penulis                         : Iskandar Norman

Penerbit                       : Bandar Publishing

Cetak                           : Pertama, Oktober 2011

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here