Besok, Buku Pernak-Pernik Pidie Diluncurkan di PKA 7

0
143

BP | BANDA ACEH — Buku “Pernak-Pernik Pidie” terbitan Bandar Publishing rencananya akan diluncurkan pada Rabu (15/8) pukul 14.00 WIB di Anjungan Pidie pada Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) 7 di Taman Sultanah Safiatuddin, Banda Aceh. Buku setebal 217 halaman ini membahas Pidie dari aspek kuliner, sejarah, budaya, dan ekonomi.

“Buku ini adalah bentuk kecintaan anak-anak muda Pidie terhadap daerahnya. Mereka gelisah Pidie yang kaya adat dan budaya banyak penggalan sejarah yang berharga tetapi sampai kini hampir tidak ada yang menulisnya,” sebut Koordinator Forum Aceh Menulis Chapter Pidie Raya, Mustafa Ibrahim Delima di Banda Aceh, Senin (13/8).

Ke depan, sebutnya, anak-anak muda harus lebih membudayakan tradisi tulisan daripada lisan. “Dengan adanya buku ini diharapkan dapat menyatukan semangat ke-Pidie-an ureung (orang) Pidie mewujudkan Aceh yang lebih baik,” ujarnya.

Bupati Pidie, Roni Ahmad yang akrab disapa Abusyiek dalam sambutannya mengatakan buku ini sangat penting bagi promosi budaya Pidie. Abusyik menyebutkan buku dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat luar, seperti Geudeu-Geudeu, Gua Laweung, Kupiah Meukeutop, dan produk budaya Pidie lain.

“Kami menyambut baik dengan beredarnya buku ini. Buku ini sangat bagus untuk memperkenalkan kekayaan kreasi budaya Pidie dan semangat berdagang,” ungkapnya.

Sementara itu, Founder Atjeh Connection Foundation, Amir Faisal Nek Muhammad yang mendukung penerbitan ini dalam sambutannya sangat mengapresiasi hadirnya buku bersampul kupiah Meukeutop.

“Kehadiran buku Pernak-Pernik Pidie tentunya menjadi momentum bagi warga Pidie khususnya dan masyarakat Aceh pada umumnya untuk bisa terus mencintai serta menghormati adat istiadat, budaya dan keindahan wisata yang dianugerahkan oleh Allah SWT,” sebut pengusaha nasional ini di Jakarta.

Buku ini ditulis secara berjamaah oleh Amarullah Yacob, Arika Husnayanti Aboebakar, Eva Widarti, Jamaliah Thaib, Muhammad Syawal, Mustafa Ibrahim Delima, Muthi’ah Adnan, Nurmalawati, Rahmat Razi Aulia, Riazul Ikbal, T.A Sakti, Umaimah Wahid, Wikan Wistihartati, Zian Mustaqin, dengan editor Murizal Hamzah. Buku ini diterbitkan oleh Bandar Publishing di Lamgugob Banda Aceh dengan tata letak dan rancang sampul oleh Eka.

Disebutkan tulisan di dalam buku tersebut di antaranya mengupas mengapa mahar gadis Pidie tertinggi di Aceh, asal-usul Kupiah Meukeutop dari Tungkop Pidie bukan dari Aceh Barat, sejarah kereta api, dan lain-lain.[HN]

Acehkita.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here